TERPENJARA
Kesepian yang menggigit hati mendarahi lautan rindu
Bahkan tak mengalir sampai ke titian dermagamu
Kelopak mata meradang pilu menangis tanpa lagu
Kujeritkan diamku di dalam perut malam kelabu.
Denting gitar angin seperti kehabisan nada
Suaranya tak lagi mengalun indah di jiwa
Selimut kasihmu kini menipis kehabisan bulunya
Kembang mawar merahmu hanya tinggal durinya
Yang kian menusuk keraguan kesangsian Cinta.
Hatiku bagai terpenjara di dalam kepahitan rasa
Menunduk menopang duka pada air mata
Secebis harapan kupinta entah pada siapa
Padamu pun hanya kehampaan semata
Yang telah memporak porandakan bahagia
Dulu tertata indah kini bagai penjara istana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar